Copy Paste dari milis, nih…
TIPS CARA MENGISI BAHAN BAKAR KENDARAAN
Harga bahan bakar yang semakin mencekik kehidupan masyarakat baru-baru ini perlu kita sikapi dengan lebih bijaksana dan bukan dengan perbuatan-perbuatan anarkis dan destruktif yang justru merugikan kepentingan orang banyak. Walaupun pemerintah berniat menurunkan 500 perak menjadi Rp. 5.500 per 1 Desember 2008, harga tersebut dirasa masih saja mahal. Jika dibandingkan dengan harga bahan bakar di luar negeri yang sudah lebih dari Rp. 10.000 per liternya, harga Rp. 5.500 tentu saja bisa dibilang murah, tapi mengingat kondisi ekonomi di negeri kita yang memang belum sebegitu tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain maka cukup pantas jika masyarakat masih menganggap harga tersebut mahal. Oleh karena itu, harga bahan bakar yang semakin tinggi bisa kita jadikan semangat untuk melakukan langkah-langkah penghematan BBM yang semakin hari semakin tipis persediaannya di bumi kita ini. Berikut beberapa tips yang dapat anda terapkan untuk melakukan penghematan BBM.
BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGAN BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN
Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari. Sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.
Dalam bisnis perminyakan, gravitasi yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam bisnis ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.
ISILAH BAHAN BAKAR SAAT TANGKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. Di luar negeri ada ganti rugi/kompensasi karena temperatur, sehingga setiap liter yang dibeli jumlahnya benar-benar sesuai/tepat. Tapi di Indonesia?
JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANGKI PENYIMPANAN
Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truk ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda. Saya yakin anda pasti tidak mau membeli bensin kotor. Kotoran tersebut masuk ke dalam tanki dan kemudian diproses dalam ruang pembakaran yang mengakibatkan bahan bakar tidak terbakar secara sempurna dan akan menimbulkan kerak dalam ruang pembakaran sehingga pemakaian bahan bakar menjadi lebih boros.
SAAT MENGISI BENSIN, JANGAN MENGATUR BUKAAN NOZZLE KE FAST MODE (Khusus untuk yang Self Service di luar negeri yang sudah merupakan barang lazim)
Trigger Nozzle punya 3 tingkatan: Low, Medium dan High. Pada Slow Mode, kita memasukkan bensin secara perlahan, langkah ini akan meminimalisasi terciptanya vapor (uap) dari bensin tsb.
Semua selang di pom bensin punya Vapor Return (artinya: jalan kembali bagi uap bensin). Kalau kita setting ke FAST mode, maka sebagian dari bensin (yang berbentuk cair) akan berubah menjadi uap dan akan tersedot balik ke tangki penyimpanan, jadinya bensin yang masuk ke mobil/motor kita lebih sedikit dari yang tertera di meteran.
Jika di SLOW mode tidak sempet berubah menjadi uap? Tidak sepenuhnya benar¸ paling tidak penguapan akan terjadi lebih lambat atau dengan kata lain kita dapat meminimalkan proses penguapan.
Bisakah kita mengatur bukaan Nozzle di SPBU di negeri kita yang tercinta ini? BISA dan TIDAK. Sebagian besar SPBU dilengkapi dengan Nozzle yang dapat diatur kecepatannya, sebagian lagi tidak. Oleh karena itu pandai-pandailah memilih SPBU. Kita dapat meminta kepada petugas pengisian BBM di SPBU untuk mengisi BBM dengan setelan Nozzle yang rendah. Tapi kadang hal itu tidak dapat dipenuhi oleh petugas pengisian di SPBU karena beberapa alasan. Alasan yang sering kita dengar adalah karena antrean kendaraan yang panjang. Dengan setelan Nozzle yang rendah maka waktu yang dibutuhkan untuk mengisi BBM semakin lama. Kalau kelamaan nunggu pastilah orang pada kabur dan pihak SPBU tidak mau hal itu terjadi.
Semoga tips-tips ini akan menolong anda untuk mendapatkan nilai yang maksimal dari rupiah yang anda gunakan untuk membeli bensin.
Recent Comments